Matilah untuk Dunia, Temukan Keabadian

Mati, mati, matilah untuk dunia yang memang sedang sekarat ini; dan, mulailah berjalan meniti ke dalam diri ‪#‎InnerJourney untuk menemukan Keabadian.

Go to Facebook Anand Krishna

Lingkungan dan Penghargaan

Javier Bardem, seorang bintang asal Spanyol, mengatakan, ”Sebuah penghargaan tidak membuatmu menjadi seorang bintang yang baik.” (An award doesn’t necessarily make you a better actor) Lalu, untuk apa mengejar sebuah penghargaan? Ya, mengejar….Karena, banyak di...

Ujian Nasional dan Karakter Pemimpin

Ketika Ki Hajar Dewantara (1889-1959) menggagas pembangunan jiwa manusia lewat pengembangan daya cipta, karsa dan karya yang inheren – sudah ada di dalam diri setiap orang – istilah-istilah asing seperti Intellectual Quotient, Emotional Quotient dan lain sebagainya...

KAMA

Perjumpaan pertama kita dengan kata kama kemungkinan besar melalui istilah Kamasutra, karya klasik dari timur, yang lebih sering dikaitkan dengan seks. Kama, sesungguhnya, tak hanya mengacu pada seks dalam arti senggama. Kama lebih tepat didefinisikan sebagai hawa...

Terorisme: Siapa Yang Paling Bertanggung Jawab?

Pemakaman para teroris dihadiri oleh ratusan orang. Seorang ustad  mendoakan mereka supaya “mendapat pahala dan ampunan” dari Gusti Allah, karena “mereka tetap pejuang…..” dan telah  “memperjuangkan syariat …….” Meskipun, sebelumnya ustad yang sama memang...

Adat versus Budaya

Sebagaimana diberitakan oleh Radar Bali (16/08/09), kawan saya Dewa Gede Palguna mengkhawatirkan “penghancuran” Bali oleh dirinya sendiri. Sebabnya adalah “kesatuan-kesatuan hukum adat” yang barangkali membutuhkan peremajaan dan “kesadaran kolektif” yang baru. Saya...

Rendra punya Bali

Seperti Mbah Surip, seperti para seniman lainnya, seperti nantinya juga saya dan Anda, W.S. Rendra pun akhirnya mati. Namun, lain matinya Rendra dan Mbah Surip, dan barangkali lain pula mati kita. Rendra, seperti juga Mbah Surip meninggalkan cerita, banyak cerita....

Ilusi Kepahlawanan

Lebih dari 2500 tahun yang lalu, pujangga besar asal Cina, Lao Tze mengingatkan kita bahwasanya seorang pemimpin yang bijak adalah ia yang dapat menyediakan lapangan kerja bagi rakyatnya. Ia juga menasehati rakyat jelata supaya tidak tergoda oleh rumput hijau di...

Manipulasi Pikiran

Dalam sejarah modern, adalah Adolf Hitler (1889-1945) yang pertama kali menggunakan mind manipulation atau manipulasi pikiran sebagai senjata. Ibarat komputer, mind atau ”gugusan pikiran” manusia dapat dimanipulasi, dapat di-hack, bahkan dapat disusupi virus untuk...

Menemukan Makna Hidup

Kesemuanya dharma (tindakan tepat), artha (keamanan sosial), kama (kenyamanan dasar) dan moksha atau kebebasan – lazimnya dianggap sebagai empat purushartha, empat pilar terpenting dari struktur kehidupan manusia. Purusharta berasal dari bahasa Sansekerta,...

Waspadalah Bali!

Bali pernah menjadi korban pemboman yang dilakukan oleh para penjahat berkedok agama, maka ia dapat memahami duka Jakarta, ketika hotel J.W.Marriott dan Ritz Carlton dibom pada tanggal 17 Juli yang lalu. Kita semua berdoa, kita semua berharap bahwa kejadian serupa tak...