

Anand Krishna’s Writings
“Aku hendak membagikan apa yang kudengar – itupun jika kau mengizinkan!”
Archive for the 'Pengembangan Diri' Category
Agamamu, Agamaku, Agama-Agama Kita
Author: admin
“Dibuat khusus untuk Jurnal Edukasi – Alternatif Wacana Pendidikan, Volume IV, Nomor 1, April 2007 ”
God is too Big
to be contained in one single container.

read comments (15)Menjadi berani versus melawan rasa takut
Author: admin
Seorang teman kita, seorang “pakar” Zen, menasehati kawan lain untuk menaklukan rasa takutnya. Ia dengan bangganya berkata, “Aku menolak untuk diperbudak oleh rasa takut.”

Apakah ini Cukup atau tidak ?
Author: admin
“Cukup ya cukup”, adalah sebuah ungkapan basa-basi yang biasanya berarti tidak cukup. Tak cukup menjelaskan “seberapa yang cukup”.
Read the rest of this entry »

Emansipasi Menghina Kaum Perempuan
Author: admin
Karena, dalam banyak hal perempuan lebih hebat daripada laki-laki. Emansipasi, justru, merendahkan martabat dan membuatnya setara dengan laki-laki. Emansipasi menjadikan “Laki-laki” sebagai tolok ukur. Ini satu kata yang kotor, karena ini tidak memperhitungkan potensi seorang perempuan. Standar dan martabat perempuan, keduanya tak pernah disadari. Kaum perempuan dibuat, dan lebih dipaksa untuk memenuhi tolok ukur kaum lelaki. Pertanyaannya adalah : Untuk apa? Kenapa seorang perempuan
harus berjuang untuk memenuhi tolok ukur itu? Bukankah ia memiliki tolok ukurnya sendiri.

Transformasi Pikiran
Author: admin
Dalam artikel terdahulu, kita secara singkat menyinggung masalah “terorisme”. Apa itu Teror? Siapa yang bisa disebut Teroris? Siapa yang bisa diteror dan bagaimana prosesnya?

Pelayanan Tak Di Mulai di Rumah
Author: admin
Karena, apa yang kita lakukan untuk keluarga kita, rumah kita – tak bisa disebut pelayanan. Ini adalah kewajiban kita, tanggungjawab kita. Dan, sehingga, pelayanan tak di mulai di rumah. Pelayanan harus di mulai di luar rumah kita. Pelayanan lahir dari rasa welas asih pada mereka yang jauh dari kita, yang merupakan orang asing, yang tak kita kenal secara personal….Tapi, yang sedang menderita, yang tengah membutuhkan pelayanan kita.’

